Nusapork.com – Pork collar menjadi salah satu bagian daging babi yang semakin banyak dicari, terutama untuk kebutuhan barbeque, grill, hingga restoran Korean BBQ dan Japanese yakiniku. Potongan ini dikenal memiliki kombinasi tekstur lembut dan lemak yang seimbang sehingga menghasilkan rasa yang juicy saat dimasak.
Dalam dunia kuliner, pork collar sering dianggap sebagai salah satu bagian premium karena fleksibel digunakan untuk berbagai jenis masakan. Teksturnya yang tidak terlalu padat membuat bagian ini mudah menyerap bumbu dan tetap empuk meski dimasak dengan suhu tinggi.
Permintaan pork collar juga meningkat seiring berkembangnya tren grill dan barbeque di Indonesia, terutama di kota besar seperti Jakarta.
Apa Itu Pork Collar
Pork collar berasal dari bagian leher hingga bahu atas babi. Bagian ini memiliki serat daging yang lembut dengan lapisan lemak tipis yang tersebar merata.
Karena otot pada area ini tidak terlalu keras, pork collar menghasilkan tekstur yang lebih empuk dibandingkan beberapa bagian lainnya. Kandungan lemaknya juga membantu menjaga kelembapan daging saat dipanggang atau dibakar.
Di beberapa negara, pork collar juga dikenal dengan istilah pork neck atau moksal dalam menu Korean BBQ.
Kenapa Pork Collar Banyak Dicari
Salah satu alasan pork collar banyak diminati adalah teksturnya yang juicy dan mudah diolah. Saat dipanggang, lemak tipis pada bagian ini akan meleleh dan memberikan aroma khas yang kuat.
Selain itu, pork collar cocok dipotong tipis maupun tebal. Untuk Korean BBQ biasanya digunakan dalam bentuk slice tipis, sementara untuk steak atau grill dapat dipotong lebih tebal.
Karakter rasa yang gurih alami membuat pork collar tidak memerlukan terlalu banyak bumbu untuk menghasilkan cita rasa yang lezat.
Cocok untuk Berbagai Jenis Masakan
Pork collar termasuk potongan yang fleksibel untuk berbagai metode memasak. Bagian ini sering digunakan untuk barbeque, yakiniku, charsiu, hingga tumisan.
Untuk grill atau barbeque, pork collar cukup dimarinasi sederhana menggunakan bawang putih, kecap, atau saus khas grill agar rasa alami daging tetap terasa.
Sementara itu, untuk masakan oriental, pork collar juga cocok dimasak dengan saus manis gurih karena teksturnya tetap lembut setelah dimasak.
Perbedaan Pork Collar dan Pork Shoulder
Meski berada di area yang berdekatan, pork collar berbeda dengan pork shoulder. Pork shoulder memiliki tekstur yang lebih padat dan biasanya digunakan untuk masakan yang dimasak lama.
Sebaliknya, pork collar memiliki tekstur lebih lembut dan kandungan lemak yang lebih merata. Hal ini membuatnya lebih cocok untuk grill cepat atau panggangan.
Karena kualitas teksturnya, pork collar sering dianggap lebih premium dibandingkan shoulder biasa.
Tips Memilih Pork Collar Berkualitas
Pork collar yang baik memiliki warna merah segar dengan lapisan lemak putih yang merata. Tekstur daging harus terlihat padat tetapi tetap lembut saat ditekan.
Untuk kebutuhan grill, pilih pork collar dengan marbling yang seimbang agar hasil akhir lebih juicy dan tidak kering saat dimasak.
Selain itu, pastikan produk disimpan dalam suhu yang tepat, terutama jika membeli frozen pork collar agar kualitas tetap terjaga.
Dengan karakter tekstur yang lembut dan rasa yang kaya, pork collar menjadi salah satu pilihan favorit untuk berbagai olahan modern maupun tradisional. Potongan ini tidak hanya populer di restoran, tetapi juga semakin banyak digunakan untuk masakan rumahan.




