Ternak babi memiliki potensi besar sebagai sumber protein hewani. Dengan sifat prolifik atau mampu melahirkan banyak anak dalam satu kali kelahiran, serta efisiensi tinggi dalam mengubah pakan menjadi daging, babi menjadi salah satu komoditas peternakan yang menjanjikan. Selain itu, persentase karkasnya—bagian tubuh yang bisa diolah menjadi daging—tergolong tinggi.
Dalam praktiknya, babi dikenal mampu beranak dua kali setahun, dengan jumlah anak 10 hingga 14 ekor per kelahiran. Hewan monogastrik ini juga efisien dalam memanfaatkan pakan, termasuk limbah pertanian atau sisa makanan manusia yang tidak termakan. Setiap 3,5 kilogram ransum dapat menghasilkan pertambahan berat badan sekitar 1 kilogram, menjadikan babi sebagai ternak dengan konversi pakan yang unggul.

Secara ekonomi, babi tergolong ternak yang cepat menghasilkan. Tingkat kesuburan tinggi dan jarak antar kelahiran yang pendek membuat peternak bisa menjual dalam jumlah besar. Dibandingkan dengan sapi atau domba, babi termasuk hewan polytocous—melahirkan lebih dari satu anak sekaligus—sehingga produktivitasnya jauh lebih tinggi.
Salah satu ras yang banyak dibudidayakan adalah babi Duroc. Jenis ini dikenal luas di berbagai negara, termasuk Indonesia, karena memiliki karakteristik yang unggul dan kualitas daging yang disukai pasar.
Ciri-ciri Babi Duroc
Duroc memiliki warna khas merah kecoklatan, meski ada variasi dari merah muda hingga merah tua. Tubuhnya tampak kompak dan berotot dengan kaki kuat. Dagingnya terkenal memiliki marbling atau sebaran lemak halus di dalam serat daging, yang membuat teksturnya empuk, juicy, dan beraroma khas saat dimasak.
Kelebihan Duroc
Duroc tumbuh cepat dan efisien dalam mengonversi pakan menjadi daging. Dari sisi kualitas, dagingnya unggul karena memiliki tekstur lembut dan cita rasa gurih alami. Selain itu, tingkat reproduksi babi Duroc juga tinggi, sehingga sering dijadikan indukan dalam program persilangan dengan jenis lain seperti Landrace atau Yorkshire untuk menghasilkan keturunan dengan performa dan kualitas daging lebih baik.
Manfaat dan Perawatan
Babi Duroc dapat dibudidayakan baik sebagai indukan maupun untuk produksi daging konsumsi. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaannya. Pakan harus bernutrisi tinggi agar pertumbuhan optimal dan kualitas daging terjaga. Kandang harus bersih, memiliki ventilasi baik, serta rutin dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk mencegah penyakit.
Dengan perawatan yang tepat, Duroc mampu memberikan hasil ternak yang optimal—baik dari segi pertumbuhan, kualitas daging, maupun produktivitas. Tak heran jika jenis ini menjadi salah satu pilihan favorit di kalangan peternak babi modern.#





